
Humas IKIP PGRI Bojonegoro – Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) IKIP PGRI Bojonegoro memperkuat kerja sama akademik dengan Program Studi PTI Universitas PGRI Semarang (UNIVERSITAS PGRI SEMARANG) melalui kegiatan Academic Sharing Session dan Seminar Nasional pada Kamis, 29 Oktober 2026, bertempat di Aula UNIVERSITAS PGRI SEMARANG.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kedua perguruan tinggi dalam memperluas kolaborasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Rangkaian kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) tentang Academic Sharing Session antara Program Studi PTI IKIP PGRI Bojonegoro dan Program Studi PTI UNIVERSITAS PGRI Semarang.
Penandatanganan IA dilakukan oleh Ketua Program Studi PTI IKIP PGRI Bojonegoro, Day Ramadhani Amir., S.Tr.I.Kom., M.Pd. dan Ketua Program Studi PTI UNIVERSITAS PGRI Semarang, Wijayanto, S.T., M.Kom.
Penandatanganan kedua pihak mencerminkan komitmen bersama untuk membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan, kegiatan akademik, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Selain Academic Sharing Session dan penandatanganan IA, kegiatan ini juga menghadirkan Seminar Nasional yang mengangkat isu-isu strategis di bidang teknologi informasi, transformasi pembelajaran, dan keamanan siber. Seminar ini menghadirkan tiga narasumber dengan perspektif yang relevan terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan dunia digital.
Narasumber pertama, Arif Wibisono, Ph.D., membawakan materi bertajuk “Beyond Coding: Skill dan Peluang Mahasiswa IT di Era Digital.” Materi ini menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan yang lebih luas daripada kemampuan pemrograman, termasuk kesiapan mahasiswa teknologi informasi dalam menangkap peluang karier di era digital.
Narasumber kedua, Muhammad Rinov, menyampaikan materi “Transformasi Asesmen Pembelajaran untuk Membangun Berpikir Kritis dan Kompetensi AI Technopreneurship Mahasiswa.” Pembahasan ini menekankan pentingnya transformasi asesmen pembelajaran untuk mendorong kemampuan berpikir kritis sekaligus mengembangkan kompetensi kewirausahaan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Sementara itu, narasumber ketiga, Andri Johandri, membawakan materi “Cybersecurity Awareness: Cerdas Melindungi Data dan Identitas di Ruang Digital.” Materi tersebut mengingatkan pentingnya kesadaran keamanan siber, terutama dalam melindungi data pribadi dan identitas digital di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital.
Ketiga topik tersebut memberikan perspektif yang saling melengkapi, mulai dari pengembangan keterampilan dan peluang karier mahasiswa IT, inovasi pembelajaran berbasis AI, hingga kesadaran menjaga keamanan data di lingkungan digital.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Prodi Teknlogi dan Informasi IKIP PGRI Bojonegoro dan Prodi Teknlogi dan Informasi UNIVERSITAS PGRI Semarang diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kolaborasi akademik yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong Dosen dan Mahasiswa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan transformasi digital.
Pend. Bahasa Inggris Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni